April Masih Menguat…..

Jumat kemarin IHSG ditutup pada level 5.685 menguat 2.1% sepanjang bulan April ini dari pembukaan awal bulan pada level 5.568. Namun di akhir perdagangan kemarin sebenarnya indeks mengalami penurunan cukup tipis, hal ini terjadi karena banyaknya profit taking dari investor retail menghadapi libur panjang karena hari Buruh yang jatuh pada hari Senin, 1 Mei 2017.

Secara YTD indeks sudah menguat 7.32% dari level 5.297 di awal tahun, sebuah kenaikan yang moderat saja sebenarnya. Kenaikan indeks di April ini merupakan imbas dari masih positifnya kinerja emiten pada Kuartal I 2017, sebagian emiten baru merilis laporan keuangan sepanjang April ini. Juga dipengaruhi oleh lancarnya Pilkada DKI yang walaupun sempet panas antar pendukung namun adem ayem di pelaksanaan. Kemenangan telak Anis-Sandi dari Ahok-Djarot yang cukup mengejutkan dengan selisih suara hampir 16% ternyata tidak cukup untuk mengejutkan bursa…

Merpati Fund tetap membukukan kinerja yang ciamik….sepanjang April ini naik 6.39% dibandingkan IHSG ~ 2.1%, LQ45 ~ 2.06% dan Kompas100 ~ 2.05%. Kenaikan yang cukup besar ini sebagian besarnya masih disumbang oleh saham-saham komoditas seperti BUMI, MEDC dan HRUM yang naik cukup signifikan. Selebihnya beberapa saham second liner seperti LPKR dan ERAA juga naik. Saham blue chip seperti LPPF dan JSMR juga mulai menggeliat seiring laporan keuangan yang membaik…

Sementara kinerja YTD Merpati Fund juga lebih superior lagi yaitu 32.79% compare to IHSG ~ 7.32%, LQ45 ~ 6.45% dan Kompas100 ~ 6.99%..semoga kinerja cantik ini bisa bertahan sampai akhir tahun….

Beberapa saham yang kita beli sepanjang April ini belum terlihat tanda-tanda akan naik harganya walapun kinerja keuangannya sangat prima seperti WSBP dan SMGR, kita tetap optimis saham-saham ini akan segera menyesuaikan dengan fundamental dan kinerjanya…

Hari terakhir perdagangan April pada Jum’at kemarin, beberapa emiten pegangan kita merilis kinerja keuangan Q1-2017 seperti BUMI, HRUM, CEKA, APLN dan LPCK.

Kinerja HRUM dan BUMI sangatlah bagus, laba naik lebih dari 100% dibanding kinerja Q1-2016 lalu. Sementara CEKA, LPCK dan APLN kinerja justru turun antara 15%-25% dibanding Q1-2016…

Kami prediksikan perdagangan besok, Selasa 2 Mei 2017, akan ramai antisipasi kenaikan dan penurunan kinerja Q1-2017 yang baru dirilis ini. Namun sebagai investor jangka panjang, kami tidak akan ikut euforia jual/beli saham-saham diatas. Kita hanya akan jual kalo harganya sudah diatas nilai intrinsiknya dan akan menambah pembelian kalau harga jatuh jauh dibawah value perusahannya…

Ada satu perusahaan lagi yang sedang kami cermati utk ditambahkan dalam portofolio…selama sebulan terakhir harga saham perusahaan ini sudah naik diatas 75%. Namun PER < 5 dan PBV < 0.5 – masih sangat murah…apalagi kinerja Q1-2017 sangat ciamik…laba naik lebih dari 100% dari Q1-2016. Kelemahan utama saham ini hutangnya cukup gede > Rp. 50 triliun dan DER > 1.3…cukup riskan sebenarnya…dan juga ada di sektor yang lagi dijauhi market karena terkait isu lingkungan…saham apakah itu ? bisakah memberikan keuntungan maksimal >100% lagi dalam 6-12 bulan kedepan ? layak untuk dipertimbangkan….

Happy Investing ….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: